29 September 2021 | Dilihat: 635 Kali
Dugaan Manipulasi Pemenang Hingga Alamat Palsu Rekanan
noeh21
Sumber: google map
    
SKOR News, Kab. Polman - Dugaan alamat palsu rekanan pelaksana Dua kegiatan penyewaan Mobil Dinas (Mobdin) Pemkab. Polewali Mandar (Polman), CV Mario Utama senilai lebih Rp 3 M, Tahun Anggaran 2019/2020 pada Bagian Umum, Setda Kab. Polewali Mandar, Prov. Sulawesi Barat.
 
Pada laman LPSE Kab Polman, kantor CV Mario Utama tertera beralamat di jalan Todilaling, Pekkabata namun skornews tidak menemukan kantor rakanan tersebut saat melakukan pencarian di jalan yang panjangnya hanya berkisar 300 meter itu. Ditelusuri di mesin pencarian Goggle Map, titik lokasinya justru berada di gedung utama kantor Bupati Polewali Mandar.

CV Mario Utama juga tidak memiliki kualifikasi atau Sertifikat Badan Usaha (SBU) terkait penyewaan kendaraan (mobil) sebagaimana dipersyaratkan dalam lelang LPSE.

Sumber: indokontraktor

Berikut kegiatan "Belanja Sewa Sarana Mobilitas Kendaraan Roda Empat"
Nilai HPS, Rp 1.510.080.000,00. (Dikutif dari laman LPSE Kab. Pomlan)
 
Persyaratan Kualifikasi administrasi Izin Usaha:
 
SIUP (aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil,bus,truk dan sejenisnya), SBU (Bidang Sub Bidang penyewaan Alat Transportasi darat laut dan Udara) serta Memiliki NPWP, TDP atau NIB.

Telah Memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) 2018, Mempunyai atau menguasai tempat usaha/kantor dengan alamat yang benar, tetap dan jelas berupa milik sendiri atau
sewa.

                 Berita terkait Klik disini 

Dikonfirmasi terkait dugaan manipulasi pemenang lelang serta dugaan adanya komplik kepentingan oknum pejabat, Kepala Bagian Umum Pemkab Polman, A. Rajab Patayangi belum bersedia memberikan tanggapan. 
 
Ketua DPRD, H. Jufri Mahmud yang dikonfirmasi skornews terkait fungsi pengawasan DPRD Kab. Polman atas kinerja dan penggunaan anggaran oleh pemerintah juga belum memberikan tanggapan hingga berita ini dipublikasikan. *Awi

*** 
Nantikan berita selanjutnya
"Siapa Oknum Dibalik CV Mario Utama"