SKOR News, Sulawesi Barat - Meski tidak melalui mekanisme pembahasan dan keputusan rapat koalisi, DPD Partai NasDem Sulbar tetap mengusulkan Calon Wakil Gubernur PAW ke Gubernur.
Langkah itu, dinilai menerabas aturan pengusulan, melalui mekanisme pembahasan rapat koalisi partai pengusung.
Sejumlah pihak, menyayangkan hal tersebut. Karena sebelumnya, NasDem mengkritik koalisi yang dinilai melenceng dari aturan dan tatacara pengusulan Cawagub dan menjadi alasan mengambil sikap walk out. Sementara langkah yang ditempuh itu, justru juga melanggar mekanisme yang diatur dalam undang-undang. Bahwa, pengusulan nama cawagub PAW, harus dibahas dan disepakati melalui rapat koalisi.

"Itu, sama saja teriak aturan dilanggar. Tapi, kemudian mengambil langkah yang juga melanggar aturan".
Hal itu disampaikan praktis hukum, Sudirman Umar. Menurutnya, jika memang ada aturan yang dilanggar oleh koalisi dalam rapat penentuan usulan nama. Harusnya, hal itu yang dibuktikan. Bahwa, proses pembahasan memang malanggar aturan. Sehingga, hasil rapat koalisi tidak sah.
"Ini malah, mengusulkan sendiri Cawagub ke Gubernur. Padahal mekanisme pengusulan nama, telah diatur mekanismenya melalui pembahasan rapat koalisi. Kemudian, disampaikan ke Gubernur untuk diteruskan ke DPRD," Terangnya.
"Kalau begitu, kenapa NasDem mengambil sikap Walk Out saat rapat koalisi akan mulai membahas usulan nama. Toh yang dipersoalkan pun, tidak terjadi. Misalnya, partai pendukung non parlemen tidak boleh ikut mengusulkan nama. Hasilya, hanya Dua nama yang diusul, cuma usulan partai koalisi, Demokrat dan PKS.
Akademisi, Dr. Muslimin saat dihubungi skornews mengatakan. Saya membaca perkembangan itu, bukan lagi sekadar sebagai pertarungan usulan Dua Nama.
Apakah rebutan jabatan, kekuasaan, pengaruh. Atau, kesempatan untuk ikut menentukan arah pemerintahan Sulawesi Barat?.
Lalu, mengapa perebutannya terasa begitu serius. Saya justru melihatnya, sebagai pertanyaan yang jauh lebih besar. Apa sebenarnya, yang sedang diperebutkan?.

Source: LOGOS Politika
Sementara itu, meski Partai NasDem Walk Out. Koalisi tetap meneruskan hasil rapat yang telah menyapakati Syamsul Samad (Demokrat) dan Abdul Latif (PKS). Untuk diusulkan sebagai Calon Wakil Gubernur ke DPRD. Melalui, Gubernur. *Red