SKOR News, Polman – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (BADKO) Sulawesi Barat mengecam keras tindakan RS Pratama Wono Mulyo yang membakar sampah di sekitar lingkungan rumah sakit.
Selain asapnya yang membumbung tinggi mengganggu warga setempat, juga dapat membahayakan pasien RS Pratama Wonomulyo.
Berdasarkan pantauan lapangan HMI Sulbar, pembakaran sampah dilakukan di area terbuka tidak jauh dari ruangan UGD dengan jarak yang sangat dekat dengan gedung layanan. Asap hitam berpotensi mengganggu pasien dan masyarakat sekitar.
“Ini tidak bisa dibenarkan, RS adalah tempat orang sakit mencari kesembuhan, bukan tempat pembuangan sampah un-prosedural. Membakar sampah di kawasan RS, sama saja meracuni pasien sendiri,” tegas Ketua Bidang Lingkungan Hidup Badko HMI Sulbar, Arif dalam rilisnya yang diterima skornews, (6/7).
Dasar Pelanggaran:
HMI Sulbar menilai pembakaran sampah secara ugal-ugalan sangat berbahaya karena limbah RS berpotensi mengandung B3 medis seperti jarum suntik, masker bekas, dan bahan kimia. Jika dibakar terbuka, akan menghasilkan dioksin dan logam berat yang bersifat karsinogenik.
Tuntutan HMI Sulbar:
Jika dalam 3x24 jam tidak ada tindakan nyata, HMI Sulbar akan turun aksi dan melaporkan RS ini ke Kementerian Lingkungan Hidup, Ombudsman RI, serta DPRD Polman,” tutup Arif. *Awi (s:rilisSMI)